Masih ingat lagu "Cicak-cicak di Dinding?"
---
Seandainya kita adalah seekor cicak, mungkin sejak dulu sudah berteriak, "Ya Allah, Kau salah rancang dan keliru cetak!"
Sebab cicak binatang dgn kemampuan trbatas, hanya bisa merayap meniti dinding.
Sedangkan makanannya, adalah yg memiliki sayap dan mampu terbang kemana-mana.
Masih ingat dgn lagu kecil kita? "Cicak-cicak di dinding"
Tugas cicak mmg hanya berikhtiar sejauh kemampuan.
Persoalan rizqi, Allah-lah yang beri jaminan.
Kewajiban cicak hanya diam-diam merayap, bukan mencari dgn garang atau menerjang dgn terbang.
"Datang seekor nyamuk"
Allah Yang Maha Pencipta, tiada cacat dlm ciptaanNya, Maha Memberi Rizqi, Dia tak mungkin bebani hambaNya lampaui kemampuannya.
"Datang seekor nyamuk"
Allah yang datangkan rizqi itu. Diam-diam merayap VS perjalanan nyamuk. Bebas nyamuk terbang kemanapun jua, namun Allah dekatkan sedekatdekatnya.
"Sesungguhnya rizqi memburu hamba, lebih banyak dr kejaran ajal trhadapnya"
(HR.Ath-Thabrani; Ibn Hibban)
"Boleh jadi kau tak tahu di mana rizqimu, tetapi rizqimu tahu dimana dirimu" (Al-Ghazali)
"Lapis-lapis Keberkahan; Salim A.Fillah"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar